5 Kesalahan Terbesar dalam Belajar Speaking

Berikut 5 kesalahan terbesar dalam belajar speaking bahasa Inggris dan tips untuk menghindarinya.

1. Berfokus pada grammar

Ini merupakan kesalahan yang terbesar, paling umum, dan paling buruk. Penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya belajar grammar sebenarnya ‘melukai’ kemampuan speaking bahasa Inggris. Mengapa? Karena grammar bahasa Inggris sangat kompleks untuk dihafal dan digunakan secara logis, dan percakapan ril berlangsung cukup cepat. Anda tidak punya banyak waktu untuk berpikir, mengingat ratusan atau ribuan aturan grammar, memilih yang tepat, lalu menggunakannya.

Otak-kiri anda tidak mampu melakukannya. Anda harus belajar grammar secara intuitif/spontan/alami dan secara tak sadar, seperti seorang anak yang belajar bicara. Anda dapat melakukan ini dengan mendengarkan (listening) banyak grammar bahasa Inggris yang benar, dan otak anda secara perlahan dan otomatis mempelajari penggunaan grammar bahasa Inggris secara tepat.

2. Memaksa berbicara

English learner dan guru bahasa Inggris mencoba memaksakan berbicara sebelum learner siap. Akibatnya kebanyakan learner berbicara Inggris dengan sangat lambat – tanpa rasa percaya diri dan tanpa kelancaran. Memaksa berbicara adalah sebuah kesalahan besar. Jangan paksakan untuk bicara. Fokuslah dulu pada listening dan bersabar. Bicaralah hanya jika anda sudah siap untuk bicara – yakni ketika anda bisa berbicara dengan mudah dan natural. Sebelum itu jangan paksanakan untuk bicara.

3. Hanya mempelajari bahasa Inggris formal/akademik

Sayangnya kebanyakan English learner hanya mempelajari bahasa Inggris formal yang ditemukan di buku-buku teks dan di sekolah. Yang jadi masalah adalah penutur-asli tidak menggunakan bahasa Inggris seperti ini pada kebanyakan situasi. Ketika berbicara dengan teman, keluarga, atau rekan kerja, para penutur-asli menggunakan bahasa Inggris sehari-hari yang penuh dengan idiom, phrasal verb, dan slang. Untuk berkomunikasi dengan penutur-asli, Anda tidak boleh bergantung hanya pada buku-buku teks, Anda harus mempelajari bahasa Inggris umum/sehari-hari.

4. Mencoba untuk sempurna

Learner dan guru sering berfokus pada kesalahan. Mereka takut berbuat kesalahan. Mereka mengoreksi kesalahan. Mereka merasa nervous kalau-kalau berbuat salah. Akan tetapi, tidak ada orang yang sempurna. Bahkan penutur-asli sekalipun tetap berbuat salah sepanjang waktu. Jadi tidak usah khawatir. Ketimbang berfokus pada hal yang negatif berfokuslah pada komunikasi. Tujuan Anda bukan untuk berbicara dengan “sempurna”, tujuan anda adalah menyatakan dan menyampaikan ide, informasi, dan perasaan dengan cara yang jelas dan dapat dimengerti. Berfokuslah pada komunikasi, fokus pada hal yang positif. Anda secara otomatis akan memperbaiki kesalahan seiring dengan waktu.

5. Bergantung pada pelajaran bahasa Inggris di sekolah/kampus

Kebanyakan English learner sepenuhnya bergantung pada sekolah/kampus. Mereka pikir guru dan sekolah bertanggung jawab atas keberhasilan mereka. Ini tidak benar. Andalah yang bertanggung jawab atas kesuksesan Anda sendiri dalam belajar bahasa. Seorang guru yang baik hanya bisa membantu, tetapi pada akhirnya Anda jualah yang harus bertanggung jawab atas aktivitas-belajar Anda sendiri. Anda harus mencari pelajaran dan materi yang efektif. Anda harus mendengar (listening) dan membaca (reading) setiap hari. Anda harus memanaje emosi-emosi Anda dan tetap termotivasi serta semangat. Anda harus positif dan optimistis. Tidak ada guru yang bisa membuat Anda belajar. Hanya Anda yang bisa melakukannya.

Meskipun kesalahan-kesalahan di atas sangat umum, tetapi berita baiknya adalah semua kesalahan ini bisa diperbaiki. Ketika Anda berhenti melakukan kesalahan-kesalahan ini, berarti Anda telah mengubah cara Anda belajar bahasa Inggris. Anda akan belajar lebih cepat. Speaking Anda akan membaik. Dan Anda akan enjoy belajar bahasa Inggris.

 

Sumber : http://letspeakenglish.info/2011/11/28/5-kesalahan-terbesar-dalam-belajar-speaking/

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: